- PANTON LABU (Aceh Utara) – Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan percepatan pemulihan pascabencana, tim gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Sosial Aceh bersama Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Lhokseumawe terjun langsung melakukan aksi gotong royong massal di Desa Rawang Itek, Kecamatan Tanah Jambo Aye (Panton Labu), Aceh Utara, pada hari senin, 29 Desember 2025.
Aksi kolaboratif ini difokuskan pada pembersihan sisa-sisa material banjir, endapan lumpur tebal, dan sampah yang sempat melumpuhkan pemukiman warga serta fasilitas publik selama beberapa hari terakhir.
Bahu-Membahu Pulihkan Lingkungan
Kehadiran IPSM Lhokseumawe dalam aksi ini menjadi potret nyata sinergi pilar-pilar sosial dalam membantu sesama melintasi batas wilayah administratif. Bersama jajaran ASN Dinsos Aceh, para relawan bekerja ekstra membersihkan area-area krusial agar denyut nadi kehidupan warga Rawang Itek kembali normal.
Kepala Dinas Sosial Aceh menekankan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata negara hadir di tengah masyarakat. "Kami hadir tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga tenaga fisik untuk memastikan lingkungan bersih kembali, terutama pada fasilitas umum seperti rumah ibadah dan sekolah," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Beberapa poin utama dalam aksi gotong royong hari ini meliputi:
- Pembersihan Fasilitas Publik: Fokus utama pada pembersihan endapan lumpur di lantai meunasah (surau) dan area sekolah agar dapat segera digunakan kembali.
- Normalisasi Drainase: Pengangkatan sampah yang menyumbat saluran air desa guna mengantisipasi risiko banjir kiriman susulan.
- Distribusi & Pemantauan: Selain pembersihan, tim gabungan juga memantau kecukupan stok di posko pengungsian serta memberikan dukungan moril kepada warga terdampak.
Apresiasi Masyarakat
Warga Desa Rawang Itek menyambut haru dan antusias inisiatif ini. Kondisi desa yang sebelumnya tampak kumuh akibat sisa kayu dan sampah plastik, kini mulai tertata kembali. Kolaborasi antara ASN dan relawan IPSM dinilai memberikan semangat tambahan bagi warga untuk bangkit dari musibah banjir tahunan ini.
Meski kondisi mulai kondusif, pemerintah dan tim relawan terus mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya dalam beberapa waktu ke depan.













